Ijazah sudah di tangan, CV sudah dirapikan berkali-kali, dan lowongan HR Staff sudah kamu simpan di belasan tab. Tapi begitu membaca kualifikasinya, muncul pertanyaan yang sama sebenarnya aku harus bisa apa dulu?
Rasa bingung ini wajar, apalagi lowongan HR sering diperebutkan banyak pelamar dengan latar belakang yang mirip. Bedanya sering ada di pemahaman kompetensi dasar, bukan sekadar semangat. Di sinilah Pelatihan Staff HRD bisa menjadi salah satu cara belajar yang terarah, terutama jika kamu memulainya dari nol.
Program seperti ini terbuka untuk fresh graduate, mahasiswa tingkat akhir, jobseeker, sampai career switcher yang ingin mengenal dunia HR. Tenang, kamu tidak harus punya pengalaman HR sebelumnya untuk mulai belajar.
Yuk, kita bahas mulai dari istilah yang sering bikin bingung, kemampuan dasar yang perlu dipelajari, sampai cara memilih programnya.
Apakah Pelatihan Sertifikasi HRD Sama Dengan Sertifikasi?
Jawaban singkatnya adalah tidak, istilah pelatihan sertifikasi HRD memang sering terdengar seperti satu paket yang sama, padahal pelatihan dan sertifikasi adalah dua proses yang berbeda dengan fungsi yang berbeda.
Seringkali orang menyamakan keduanya karena sama-sama berujung mendapat lembar sertifikat. Padahal lembar tersebut membawa makna yang berbeda di mata perekrut.
Analogi gampangnya adalah seperti mengikuti kursus menyetir itu pelatihan, sedangkan ujian SIM itu sertifikasi.
- a) Pelatihan: proses belajar
Pelatihan berfokus pada pengakuan kompetensi. Kamu tidak hanya sekedar belajar, tetapi diuji lewat asesmen berdasarkan skema atau standar tertentu, biasanya oleh Lembaga sertifikasi profesi. Jika kamu dinyatakan kompeten, kamu menerima sertifikasi kompetensi yang berfungsi sebagai bukti pengakuan atas kemampuan kerjamu.
- b) Sertifikasi: pengakuan
Sertifikasi berfokus pada pengakuan kompetensi. Kamu tidak hanya sekadar belajar, tetapi diuji melalui asesmen berdasarkan skema atau standar tertentu, biasanya oleh Lembaga sertifikasi profesi. Kalau dinyatakan kompeten, kamu akan menerima sertifikasi kompetensi yang berfungsi sebagai bukti pengakuan atas kemampuan kerjamu
Jika dirangkum, perbedaannya ada pada 5 hal berikut
- Tujuan : pelatihan untuk menambah kemampuan, sertifikasi mengakui kemampuan yang sudah dimiliki.
- Proses : pelatihan berupa sesi belajar, sertifikasi berupa asesmen kompetensi.
- Penilaian : pelatihan penilaiannya dinilai oleh penyelenggara, sertifikasi dinilai berdasarkan skema dan standar tertentu.
- Output : sertifikasi pelatihan berbeda dengan sertifikasi kompetensi.
- Fungsi : pelatihan menjadi bekal belajar, sertifikasi menjadi pengakuan formal atas kompetensi
Jadi, pelatihan tidak otomatis sama dengan sertifikasi, dan sertifikat pelatihan tidak otomatis sama dengan sertifikat kompetensi. Saat melihat program yang menyebut diri sebagai pelatihan HRD, cek dulu apakah ada asesmen kompetensi, siapa Lembaga yang menilai, dan sertifikasi apa yang akan kamu terima.
Jangan berasumsi semua pelatihan menghasilkan sertifikasi. Keduanya bisa saling melengkapi sebagai contohnya pelatihan untuk membangun pemahaman, dan sertifikasi jika kamu sudah siap untuk diuji.
HR Pemula Harus Bisa Apa Aja?
Banyak pemula langsung ingin jadi spesialis, padahal pondasinya belum rapi. Sebelum mendalami satu bidang, HR pemula perlu paham mengenai gambaran besar bagaimana pekerjaan di HR.
Di sinilah pelatihan HRD pemula biasanya berperan sebagai pemberi peta belajar supaya kamu tahu mulai dari mana. Berikut Sembilan kemampuan dasar yang sering dibutuhkan.
- Administrasi HR
Mengelola dokumen dan data karyawan seperti kontrak, absensi, cuti, hingga, arsip. Kelihatan sepele, tetapi ini membutuhkan ketelitian, ketelitian inilah yang jadi dasar semua proses HR lain.
- Recruitment
Memahami alur dasar rekrutmen dan seleksi, dari kebutuhan posisi, penyaringan CV, sampai penentuan kandidat
- Interview
Tahu cara Menyusun pertanyaan dan menggali jawaban kandidat, termasuk pendekatan seperti behavioral event interview.
- Job description
Memahami fungsi uraian pekerjaan dan cara menyusunnya, karena job description jadi acuan rekrutmen, penilaian, sampai kompensasi.
- Training & Development
Mengenal dasar pengembangan karyawan, dari mengidentifikasi kebutuhan pelatihan sampai melihat hasilnya.
- Performance Management
Mengenal cara kinerja dikelola dan diukur, termasuk KPI sebagai indikator.
- Compensation & Benefit
Memahami dasar komponen gaji, tunjangan, lembur, dan benefit lain.
- Hubungan Industrial
Punya pemahaman dasar hubungan kerja dan aturan ketenagakerjaan, supaya tidak asal mengambil keputusan yang menyangkut karyawan.
- Komunikasi
Mampu berkomunikasi jelas dan sopan dengan kandidat, karyawan, dan pihak internal. Skill ini kelihatan sederhana, tapi dipakai hampir di semua tugas HR. Contohnya, saat kamu membantu rekrutmen, kamu akan butuh job description yang jelas, pertanyaan interview yang terarah, dan komunikasi yang baik dengan kandidat. Tiga kemampuan itu berkaitan langsung, dan kalau satu lemah, prosesnya ikut berantakan.
Kalau sembilan hal ini terasa banyak, tenang. Kamu tidak perlu menguasai semuanya sekaligus. Mulai dari gambaran besarnya dulu, lalu perdalam sesuai peran yang kamu incar. Banyak program pelatihan HRD pemula dirancang persis untuk alur belajar seperti ini.
5. keuntungan ikut pelatihan HRD
Pelatihan staff HRD bukan jalan pintas, tapi bisa menjadi salah satu cara belajar yang lebih terstruktur, berikut ini keuntungan yang bisa kamu dapat.
- Memahami Fondasi HR
Belajar mandiri melalui artikel dan video memang bisa menambah pemahaman kamu, tapi seringkali terpotong-potong. Lewat pelatihan, materi disusun berurutan sehingga kamu melihat bagaimana rekrutmen, kompensasi, kinerja, dan hubungan industrial saling terhubung. Pemahaman utuh seperti ini membantu kamu tidak hanya hafal istilah saja.
- Skill Lebih Terarah
Tanpa peta, belajar HR bisa terasa seperti menebak-nebak. Pelatihan membantu kamu menentukan prioritas, seperti apa yang perlu dikuasai lebih dulu dan apa yang bisa menyusul. Hasilnya, waktu belajarmu lebih efisien.
- Lebih Familiar dengan Kasus Dunia Kerja
Di kampus, kasus HR sering berhenti di teori. Pelatihan yang baik biasanya memakai studi kasus seperti kandidat yang jawabannya tidak konsisten, karyawan yang kinerjanya turun, atau perhitungan lembur yang ternyata salah. Dengan terbiasa membedah kasus seperti ini, kamu punya gambaran lebih nyata soal tantangan di lapangan.
- Memiliki Dokumentasi Proses Belajar
Sertifikat pelatihan, modul, dan hasil latihan bisa menjadi dokumentasi bahwa kamu pernah belajar topik tertentu. Perlu diingat, ini bukti proses belajar, bukan sertifikat kompetensi. Meski begitu, dokumentasi ini dapat menjadi nilai tambah saat kamu menceritakan perjalanan belajarmu di CV atau wawancara.
- Mendukung Pengembangan Karier
Pelatihan juga membuka ruang untuk bertemu trainer praktisi dan peserta lain dengan tujuan serupa. Pengetahuan dan relasi ini dapat mendukung pengembangan kariermu, entah untuk masuk ke HR, naik level, atau pindah jalur. Tentu hasilnya tetap bergantung pada usaha dan kesiapanmu, karena pelatihan tidak menjamin diterima kerja atau naik jabatan.
Cara ikut pelatihan HRD
Sebelum klik daftar di program mana pun, luangkan waktu untuk memeriksa beberapa hal, pelatihan yang bagus di mata orang lain belum tentu cocok untuk kebutuhanmu. Tanyakan pada diri sendiri dan pada penyelenggara
- Materi: apakah mencakup fondasi HR yang kamu butuhkan?
- Target peserta: apakah memang untuk pemula atau untuk HR berpengalaman?
- Trainer: apakah berlatar belakang praktisi HR?
- Metode, studi kasus, dan praktik: apakah ada latihan, bukan hanya ceramah?
- Output pembelajaran: apa yang kamu dapat di akhir, sertifikat pelatihan atau skema sertifikasi kompetensi?
- Fleksibilitas: apakah formatnya cocok dengan jadwal dan lokasimu?
- Kesesuaian karier: apakah selaras dengan peran HR yang ingin kamu tuju?
Checklist ini membantumu membandingkan pilihan secara objektif, bukan sekedar tergiur judul atau harga, sebagai Gambaran, pelatihan yang hanya berisi ceramah satu arah akan terasa berbeda dengan pelatihan yang meminta kamu Menyusun job description atau menghitung komponen gaji sendiri.
Mengenal HR Competency Regular Class
Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk membangun fundamental HR adalah HR Competency Regular Class dari Human Capital University (HCU). Menurut informasi di situs resminya, kelas ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi fundamental HR dengan metode interaktif dan berbasis praktik. Materinya mencakup framework HR, talent management, penyusunan job description, teknik rekrutmen, penyusunan training dengan metode ADDIE, SOP, KPI dengan Balanced Scorecard, compensation & benefit, sampai dasar-dasar UU Ketenagakerjaan.
Kelas ini berlangsung tiga hari secara online lewat Zoom live session, sehingga bisa diikuti dari mana saja. Peserta menerima sertifikat dari HCU sebagai lembaga pelatihan, jadi posisinya sertifikat pelatihan, bukan sertifikat kompetensi hasil asesmen. Karena fokusnya fundamental, kelas ini relevan bagi yang ingin memahami HR lebih menyeluruh, termasuk yang baru mulai.
Siapa yang Cocok Mengikuti Pelatihan Staff HRD?
Pada dasarnya, pelatihan HR cocok untuk siapa pun yang ingin membangun kompetensi HR dari dasar:
- Fresh graduate yang belum tahu harus mulai dari mana.
- Mahasiswa tingkat akhir yang ingin punya gambaran dunia kerja HR.
- Jobseeker yang membidik posisi HR Staff atau HR Officer.
- HR Staff pemula yang ingin merapikan fondasi.
- Career switcher dari bidang lain yang tertarik pada HR.
Menurut situs resmi HCU, kelas ini dirancang untuk peserta dengan pengalaman HR minim, namun persyaratan dan jadwal tetap perlu dikonfirmasi langsung ke penyelenggara.
Kalau kamu sedang mencari Pelatihan Staff HRD untuk membangun fondasi sebelum masuk atau berkembang di dunia HR, kamu bisa melihat program yang tersedia di Human Capital University dan menyesuaikannya dengan kebutuhan belajarmu.
Memilih Pelatihan Staff HRD memang bukan soal ikut-ikutan, tapi soal menyesuaikan dengan titik awal dan tujuanmu. Pahami dulu bedanya pelatihan dan sertifikasi, kenali kemampuan dasar yang perlu dibangun, lalu pilih program yang paling masuk akal buatmu. Langkah kecil yang terarah hari ini bisa membuat kamu lebih siap menghadapi proses melamar HR besok. ***
Kontak kami:
- Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi admin HCU
- WA : 082229544018
- Alamat kantor :
Kontributor: Miftahul Ummah Ayuningtyas
Editor: Deny Suryo Pratama
